Janganlah engkau teregsa-gesa mencela
seseorang karena dosanya. Sebab
barangkali dosanya telah diampuni. Dan
janganlah engkau merasa aman akan dirimu
karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali
engkau akan diazab karena dosa kecilmu itu (Ali bin Abi Thalib)
Sharing Hasil Kajian Ustadz-ustadz
Senin, 27 Oktober 2014
AKUI SALAHMU
Jika anda salah, akui salah dan diam. Jika
anda di bully karena bersalah terima saja
dan diam. karena dosa yang dihitung cuman satu dan kesempatan merubahnya masih besar
tetapi jika anda salah, tidak mengakui salah bahkan berusaha melakukan pembenaran, maka dosa yang dihitung adalah dua dan semakin sempit kesempatan anda untuk bisa mengubahnya.
anda di bully karena bersalah terima saja
dan diam. karena dosa yang dihitung cuman satu dan kesempatan merubahnya masih besar
tetapi jika anda salah, tidak mengakui salah bahkan berusaha melakukan pembenaran, maka dosa yang dihitung adalah dua dan semakin sempit kesempatan anda untuk bisa mengubahnya.
TERUSLAH BERBUAT BAIK, WALAUPUN.....
Bila kamu baik hati, orang mungkin
menuduh kamu punya mau,
namun demikian ... tetaplah berbuat
baik.
Bila kamu sukses, kamu akan menemui
teman-teman yang tidak bersahabat,
dan musuh-musuh sejati kamu, namun
demikian ... teruskan kesuksesan kamu.
Bila kamu jujur dan tulus hati, orang
mungkin akan menipu kamu;
namun demikian ...tetaplah jujur dan
tulus hati.
Hasil karya kamu selama bertahun-
tahun dapat dihancurkan orang dalam
semalam; namun demikian ...tetaplah
berkarya.
Bila kamu menemukan ketenangan dan
kebahagiaan, mungkin ada yang iri;
namun demikian ...syukurilah
kebahagiaan kamu.
Kebaikan kamu hari ini gampang sering
dilupakan orang; namun demikian
teruslah berbuat kebaikan.
Berikanlah yang terbaik dari kamu dan
itu pun tidak akan pernah memuaskan
orang, namun demikian ... tetaplah
memberi yang terbaik.
Hingga pada akhirnya ....
Perkaranya adalah antara kamu dan
Sang Pencipta ... dan bukan antara
kamu dan mereka
menuduh kamu punya mau,
namun demikian ... tetaplah berbuat
baik.
Bila kamu sukses, kamu akan menemui
teman-teman yang tidak bersahabat,
dan musuh-musuh sejati kamu, namun
demikian ... teruskan kesuksesan kamu.
Bila kamu jujur dan tulus hati, orang
mungkin akan menipu kamu;
namun demikian ...tetaplah jujur dan
tulus hati.
Hasil karya kamu selama bertahun-
tahun dapat dihancurkan orang dalam
semalam; namun demikian ...tetaplah
berkarya.
Bila kamu menemukan ketenangan dan
kebahagiaan, mungkin ada yang iri;
namun demikian ...syukurilah
kebahagiaan kamu.
Kebaikan kamu hari ini gampang sering
dilupakan orang; namun demikian
teruslah berbuat kebaikan.
Berikanlah yang terbaik dari kamu dan
itu pun tidak akan pernah memuaskan
orang, namun demikian ... tetaplah
memberi yang terbaik.
Hingga pada akhirnya ....
Perkaranya adalah antara kamu dan
Sang Pencipta ... dan bukan antara
kamu dan mereka
Suatu hari, seorang bocah laki-laki berumur 10 tahun mendatangi kedai kopi sebuah hotel dan duduk di satu meja.
Seorang pelayan menaruh segelas air di depannya."Berapa harga es krim
sundae?" tanya bocah itu."50 sen,"
jawab si pelayan.
sundae?" tanya bocah itu."50 sen,"
jawab si pelayan.
Bocah itu mengeluarkan kepingan uang dari kantong celananya&menghitungnya. "Hm... Kalau es krim yg biasa brp?" tanyanya lagi
Saat itu, sudah bnyak pelanggan yg menunggu utk dilayani. Dan si pelayan menjadi tdk sabar. "35 sen," jawabnya dengan kasar.
Bocah itu menghitung uangnya sekali lagi dengan hati-hati. "Aku pesan yang
biasa saja," lanjutnya.
biasa saja," lanjutnya.
Tak lama kemudian, si pelayan membawa pesanan bocah itu dan menaruh bonnya di meja, lalu dia pergi.
Ketika si pelayan hendak membersihkan meja yang tadi dipakai bocah itu, ia kaget dan menangis haru
Di samping piring tempat es krim terdapat dua koin bernilai 5 sen dan lima koin bernilai 1 sen untuk tipsnya.
Ternyata inilah alasan si bocah tdk jdi memesan es krim
sundae krn ia ingin memberikan
uang tips yg layak kpd si pelayan
Ternyata inilah alasan si bocah tdk jdi memesan es krim
sundae krn ia ingin memberikan
uang tips yg layak kpd si pelayan
Masihkah kita sering
kali bersikap seperti pelayan tadi?
Selalu cepat menghakimi orang lain. Selalu melihat suatu keadaan atau
kejadian dari satu sisi saja.?
Barakallahu fiikum ya akhi ya ukhti
kali bersikap seperti pelayan tadi?
Selalu cepat menghakimi orang lain. Selalu melihat suatu keadaan atau
kejadian dari satu sisi saja.?
Barakallahu fiikum ya akhi ya ukhti
SULUK MALEMAN
Dulu Nabi Adam dikirim ke dunia dan diberi keleluasaan penuh bereksplorasi bagaimana caranya agar dapat menemukan (kesejatian) Allah kembali. Setelah 900 tahun (umur Nabi Adam di dunia) akhirnya dia bisa menemukan Allah. Namun keturunan Nabi Adam setelah itu diberi waktu bertahun-tahun belum ada yang bisa menemukan Allah kembali. Maka Allah memberi kunci atau pedoman berupa “bluluk” yang bernama Taurat (zaman Nabi Musa). Setelah itu “bluluk” berbuah menjadi “cengkir” yang bernama Zabur (zaman Nabi Daud). “Cengkir” yang mulai tua berubah menjadi “dhegan” yang bernama Injil (zaman Nabi Isa). Karena sebuah “dhegan” hanya mampu dibuat sebagai minuman saja maka disempurnakanlah menjadi “klopo” yang multiguna berupa Al Qur’an (zaman Nabi Muhammad). Harusnya “klopo” ga boleh mencela “dhegan” , “cengkir” atau “bluluk” karena mereka merupakan bagian dari proses metamorfosisnya.
Di zaman sekarang “klopo” dibagi lagi menjadi Ormas “bathok”, Ormas “parut”, Ormas “sabut”. Kebanyakan dari mereka lupa bahwa “bathok”, “parut”, dan “sabut” itu sebenarnya satu kesatuan berupa “klopo”. Kamu mungkin masuk pada Ormas “sabut” tapi ya jangan merasa “klopo” itu cuma “sabut” saja. Yang Ormas “bathok” ya sama saja, jangan merasa cuma “bathok” yang halal, sedangkan “sabut” itu haram atau “parut” itu bid’ah.
Nah, jadi sekarang sebaiknya kamu jangan ikut jadi Islam “bathok” aja, jangan ikut Islam “sabut” aja, dan lain-lain. Sadarlah bahwa Islam itu merupakan keseluruhan “klopo” itu sendiri.
Di zaman sekarang “klopo” dibagi lagi menjadi Ormas “bathok”, Ormas “parut”, Ormas “sabut”. Kebanyakan dari mereka lupa bahwa “bathok”, “parut”, dan “sabut” itu sebenarnya satu kesatuan berupa “klopo”. Kamu mungkin masuk pada Ormas “sabut” tapi ya jangan merasa “klopo” itu cuma “sabut” saja. Yang Ormas “bathok” ya sama saja, jangan merasa cuma “bathok” yang halal, sedangkan “sabut” itu haram atau “parut” itu bid’ah.
Nah, jadi sekarang sebaiknya kamu jangan ikut jadi Islam “bathok” aja, jangan ikut Islam “sabut” aja, dan lain-lain. Sadarlah bahwa Islam itu merupakan keseluruhan “klopo” itu sendiri.
-Suluk Maleman edisi Cahaya di atas Cahaya-
Manusia Di atas Masalah
JADILAH MANUSIA DI ATAS MASALAH
Mau kuliah? Bingung mau jurusan apa
Udah masuk kuliah? Salah jurusan
Coba bertahan? Nggak jadi apa-apa
Pindah kuliah? Biaya lagi
Udah lulus kuliah? Bingung cari kerja
Udah masuk kuliah? Salah jurusan
Coba bertahan? Nggak jadi apa-apa
Pindah kuliah? Biaya lagi
Udah lulus kuliah? Bingung cari kerja
Mau lanjut S2? Malu minta orang tua
Udah dapet kerja? Gaji gak naik-naik
Mau pindah kerja? Takut nggak dapet lagi
Udah dapet yang cocok? Susah nabung. uang abis terus
Mau nikah? Belum punya persiapan
Udah punya persiapan? Bingung cari jodoh
Udah dapet kerja? Gaji gak naik-naik
Mau pindah kerja? Takut nggak dapet lagi
Udah dapet yang cocok? Susah nabung. uang abis terus
Mau nikah? Belum punya persiapan
Udah punya persiapan? Bingung cari jodoh
Udah dapat jodoh? Bingung biaya resepsi
Udah resepsi? Mau tinggal dimana
Udah dapet kontrakkan? Rindu punya anak
Banyak anak? Takut nggak ada biaya
Nggak punya anak? Rindu ingin punya anak
Udah resepsi? Mau tinggal dimana
Udah dapet kontrakkan? Rindu punya anak
Banyak anak? Takut nggak ada biaya
Nggak punya anak? Rindu ingin punya anak
Sob, nampaknya kalau kita tidak mempersiapkan masa depan dari sekarang, yang terjadi adalah KETEGANGAN dan KETAKUTAN. Karena kapasitas diri selalu ada di bawah INTENSITAS MASALAH.
Sederhananya, Saat seorang anak SMA diminta mengerjakan soal anak SD, insyaAllah walaupun tidak terlalu pintar mudah untuk menghadapinya. Kenapa? karena dia sudah berpengalaman menghadapi masalah serupa.
Seorang pengusaha muda yang baru merintis usaha, lalu kena tipu 200rb mungkin masih biasa. Tapi kalau sudah miliyaran bisa stres juga.
Bagaimana cara menjadikan kita selalu ada di atas masalah yang biasanya terjadi? Berusahalah untuk mengerjakan kegiatan yang penting, tapi tidak mendesak. Misalnya kemampuan bahasa inggris itu penting untuk dunia kerja, tapi dari SMA kita sudah menguasainya. Berarti saat ada masalah kemampuan bahasa saat melamar kerja, dapat dipastikan kita akan berhasil melaluinya.
Biasanya, pasangan muda yang baru menikah, bingung dengan tempat tinggal, tapi sebelum menikah kita sudah invest rumah. Ini baru TOP.
Sebaliknya, jika kita selalu mengerjakan sesuatu yang tidak penting dan tidak mendesak, misalnya kecanduan game online dan hobi yang gak penting bersiap-siaplah menghadapi masalah.
kebanyakan orang, berada di zona penting dan mendesak. Akhirnya selalu kalut karena tidak ada persiapan untuk menghadapi masalah tersebut.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-Hasyr: 18).
Semoga kita bisa menjadi orang yang punya KAPASITAS DIRI diatas beban masalah yang terjadi. Menjadi pribadi yang senantiasa BERSYUKUR dan MEMPERSIAPKAN untuk HARI ESOK. Aamiin.
*Silahkan di-AMIN-kan. Moga Allah kabulkan
*Boleh di-SHARE. Biar banyak Sahabat kita yang semangat bersama
*Boleh di-SHARE. Biar banyak Sahabat kita yang semangat bersama
Cara Dia Mendewasakanmu
There are four types of man:
The man who doesn't know, and doesn't
know that he doesn't know. He is a fool.
Avoid him.
The man who doesn't know, and knows
that he doesn't know. He is a student.
Teach him.
The man who knows, and doesn't know
that he knows. He is asleep. Awaken him.
The man who knows, and knows that he
know. He is a teacher. Learn from him.
Knowing how little you know is the
beginning of wisdom.
The man who doesn't know, and doesn't
know that he doesn't know. He is a fool.
Avoid him.
The man who doesn't know, and knows
that he doesn't know. He is a student.
Teach him.
The man who knows, and doesn't know
that he knows. He is asleep. Awaken him.
The man who knows, and knows that he
know. He is a teacher. Learn from him.
Knowing how little you know is the
beginning of wisdom.
Langganan:
Postingan (Atom)