Janganlah engkau teregsa-gesa mencela
seseorang karena dosanya. Sebab
barangkali dosanya telah diampuni. Dan
janganlah engkau merasa aman akan dirimu
karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali
engkau akan diazab karena dosa kecilmu itu (Ali bin Abi Thalib)
Senin, 27 Oktober 2014
AKUI SALAHMU
Jika anda salah, akui salah dan diam. Jika
anda di bully karena bersalah terima saja
dan diam. karena dosa yang dihitung cuman satu dan kesempatan merubahnya masih besar
tetapi jika anda salah, tidak mengakui salah bahkan berusaha melakukan pembenaran, maka dosa yang dihitung adalah dua dan semakin sempit kesempatan anda untuk bisa mengubahnya.
anda di bully karena bersalah terima saja
dan diam. karena dosa yang dihitung cuman satu dan kesempatan merubahnya masih besar
tetapi jika anda salah, tidak mengakui salah bahkan berusaha melakukan pembenaran, maka dosa yang dihitung adalah dua dan semakin sempit kesempatan anda untuk bisa mengubahnya.
TERUSLAH BERBUAT BAIK, WALAUPUN.....
Bila kamu baik hati, orang mungkin
menuduh kamu punya mau,
namun demikian ... tetaplah berbuat
baik.
Bila kamu sukses, kamu akan menemui
teman-teman yang tidak bersahabat,
dan musuh-musuh sejati kamu, namun
demikian ... teruskan kesuksesan kamu.
Bila kamu jujur dan tulus hati, orang
mungkin akan menipu kamu;
namun demikian ...tetaplah jujur dan
tulus hati.
Hasil karya kamu selama bertahun-
tahun dapat dihancurkan orang dalam
semalam; namun demikian ...tetaplah
berkarya.
Bila kamu menemukan ketenangan dan
kebahagiaan, mungkin ada yang iri;
namun demikian ...syukurilah
kebahagiaan kamu.
Kebaikan kamu hari ini gampang sering
dilupakan orang; namun demikian
teruslah berbuat kebaikan.
Berikanlah yang terbaik dari kamu dan
itu pun tidak akan pernah memuaskan
orang, namun demikian ... tetaplah
memberi yang terbaik.
Hingga pada akhirnya ....
Perkaranya adalah antara kamu dan
Sang Pencipta ... dan bukan antara
kamu dan mereka
menuduh kamu punya mau,
namun demikian ... tetaplah berbuat
baik.
Bila kamu sukses, kamu akan menemui
teman-teman yang tidak bersahabat,
dan musuh-musuh sejati kamu, namun
demikian ... teruskan kesuksesan kamu.
Bila kamu jujur dan tulus hati, orang
mungkin akan menipu kamu;
namun demikian ...tetaplah jujur dan
tulus hati.
Hasil karya kamu selama bertahun-
tahun dapat dihancurkan orang dalam
semalam; namun demikian ...tetaplah
berkarya.
Bila kamu menemukan ketenangan dan
kebahagiaan, mungkin ada yang iri;
namun demikian ...syukurilah
kebahagiaan kamu.
Kebaikan kamu hari ini gampang sering
dilupakan orang; namun demikian
teruslah berbuat kebaikan.
Berikanlah yang terbaik dari kamu dan
itu pun tidak akan pernah memuaskan
orang, namun demikian ... tetaplah
memberi yang terbaik.
Hingga pada akhirnya ....
Perkaranya adalah antara kamu dan
Sang Pencipta ... dan bukan antara
kamu dan mereka
Suatu hari, seorang bocah laki-laki berumur 10 tahun mendatangi kedai kopi sebuah hotel dan duduk di satu meja.
Seorang pelayan menaruh segelas air di depannya."Berapa harga es krim
sundae?" tanya bocah itu."50 sen,"
jawab si pelayan.
sundae?" tanya bocah itu."50 sen,"
jawab si pelayan.
Bocah itu mengeluarkan kepingan uang dari kantong celananya&menghitungnya. "Hm... Kalau es krim yg biasa brp?" tanyanya lagi
Saat itu, sudah bnyak pelanggan yg menunggu utk dilayani. Dan si pelayan menjadi tdk sabar. "35 sen," jawabnya dengan kasar.
Bocah itu menghitung uangnya sekali lagi dengan hati-hati. "Aku pesan yang
biasa saja," lanjutnya.
biasa saja," lanjutnya.
Tak lama kemudian, si pelayan membawa pesanan bocah itu dan menaruh bonnya di meja, lalu dia pergi.
Ketika si pelayan hendak membersihkan meja yang tadi dipakai bocah itu, ia kaget dan menangis haru
Di samping piring tempat es krim terdapat dua koin bernilai 5 sen dan lima koin bernilai 1 sen untuk tipsnya.
Ternyata inilah alasan si bocah tdk jdi memesan es krim
sundae krn ia ingin memberikan
uang tips yg layak kpd si pelayan
Ternyata inilah alasan si bocah tdk jdi memesan es krim
sundae krn ia ingin memberikan
uang tips yg layak kpd si pelayan
Masihkah kita sering
kali bersikap seperti pelayan tadi?
Selalu cepat menghakimi orang lain. Selalu melihat suatu keadaan atau
kejadian dari satu sisi saja.?
Barakallahu fiikum ya akhi ya ukhti
kali bersikap seperti pelayan tadi?
Selalu cepat menghakimi orang lain. Selalu melihat suatu keadaan atau
kejadian dari satu sisi saja.?
Barakallahu fiikum ya akhi ya ukhti
SULUK MALEMAN
Dulu Nabi Adam dikirim ke dunia dan diberi keleluasaan penuh bereksplorasi bagaimana caranya agar dapat menemukan (kesejatian) Allah kembali. Setelah 900 tahun (umur Nabi Adam di dunia) akhirnya dia bisa menemukan Allah. Namun keturunan Nabi Adam setelah itu diberi waktu bertahun-tahun belum ada yang bisa menemukan Allah kembali. Maka Allah memberi kunci atau pedoman berupa “bluluk” yang bernama Taurat (zaman Nabi Musa). Setelah itu “bluluk” berbuah menjadi “cengkir” yang bernama Zabur (zaman Nabi Daud). “Cengkir” yang mulai tua berubah menjadi “dhegan” yang bernama Injil (zaman Nabi Isa). Karena sebuah “dhegan” hanya mampu dibuat sebagai minuman saja maka disempurnakanlah menjadi “klopo” yang multiguna berupa Al Qur’an (zaman Nabi Muhammad). Harusnya “klopo” ga boleh mencela “dhegan” , “cengkir” atau “bluluk” karena mereka merupakan bagian dari proses metamorfosisnya.
Di zaman sekarang “klopo” dibagi lagi menjadi Ormas “bathok”, Ormas “parut”, Ormas “sabut”. Kebanyakan dari mereka lupa bahwa “bathok”, “parut”, dan “sabut” itu sebenarnya satu kesatuan berupa “klopo”. Kamu mungkin masuk pada Ormas “sabut” tapi ya jangan merasa “klopo” itu cuma “sabut” saja. Yang Ormas “bathok” ya sama saja, jangan merasa cuma “bathok” yang halal, sedangkan “sabut” itu haram atau “parut” itu bid’ah.
Nah, jadi sekarang sebaiknya kamu jangan ikut jadi Islam “bathok” aja, jangan ikut Islam “sabut” aja, dan lain-lain. Sadarlah bahwa Islam itu merupakan keseluruhan “klopo” itu sendiri.
Di zaman sekarang “klopo” dibagi lagi menjadi Ormas “bathok”, Ormas “parut”, Ormas “sabut”. Kebanyakan dari mereka lupa bahwa “bathok”, “parut”, dan “sabut” itu sebenarnya satu kesatuan berupa “klopo”. Kamu mungkin masuk pada Ormas “sabut” tapi ya jangan merasa “klopo” itu cuma “sabut” saja. Yang Ormas “bathok” ya sama saja, jangan merasa cuma “bathok” yang halal, sedangkan “sabut” itu haram atau “parut” itu bid’ah.
Nah, jadi sekarang sebaiknya kamu jangan ikut jadi Islam “bathok” aja, jangan ikut Islam “sabut” aja, dan lain-lain. Sadarlah bahwa Islam itu merupakan keseluruhan “klopo” itu sendiri.
-Suluk Maleman edisi Cahaya di atas Cahaya-
Manusia Di atas Masalah
JADILAH MANUSIA DI ATAS MASALAH
Mau kuliah? Bingung mau jurusan apa
Udah masuk kuliah? Salah jurusan
Coba bertahan? Nggak jadi apa-apa
Pindah kuliah? Biaya lagi
Udah lulus kuliah? Bingung cari kerja
Udah masuk kuliah? Salah jurusan
Coba bertahan? Nggak jadi apa-apa
Pindah kuliah? Biaya lagi
Udah lulus kuliah? Bingung cari kerja
Mau lanjut S2? Malu minta orang tua
Udah dapet kerja? Gaji gak naik-naik
Mau pindah kerja? Takut nggak dapet lagi
Udah dapet yang cocok? Susah nabung. uang abis terus
Mau nikah? Belum punya persiapan
Udah punya persiapan? Bingung cari jodoh
Udah dapet kerja? Gaji gak naik-naik
Mau pindah kerja? Takut nggak dapet lagi
Udah dapet yang cocok? Susah nabung. uang abis terus
Mau nikah? Belum punya persiapan
Udah punya persiapan? Bingung cari jodoh
Udah dapat jodoh? Bingung biaya resepsi
Udah resepsi? Mau tinggal dimana
Udah dapet kontrakkan? Rindu punya anak
Banyak anak? Takut nggak ada biaya
Nggak punya anak? Rindu ingin punya anak
Udah resepsi? Mau tinggal dimana
Udah dapet kontrakkan? Rindu punya anak
Banyak anak? Takut nggak ada biaya
Nggak punya anak? Rindu ingin punya anak
Sob, nampaknya kalau kita tidak mempersiapkan masa depan dari sekarang, yang terjadi adalah KETEGANGAN dan KETAKUTAN. Karena kapasitas diri selalu ada di bawah INTENSITAS MASALAH.
Sederhananya, Saat seorang anak SMA diminta mengerjakan soal anak SD, insyaAllah walaupun tidak terlalu pintar mudah untuk menghadapinya. Kenapa? karena dia sudah berpengalaman menghadapi masalah serupa.
Seorang pengusaha muda yang baru merintis usaha, lalu kena tipu 200rb mungkin masih biasa. Tapi kalau sudah miliyaran bisa stres juga.
Bagaimana cara menjadikan kita selalu ada di atas masalah yang biasanya terjadi? Berusahalah untuk mengerjakan kegiatan yang penting, tapi tidak mendesak. Misalnya kemampuan bahasa inggris itu penting untuk dunia kerja, tapi dari SMA kita sudah menguasainya. Berarti saat ada masalah kemampuan bahasa saat melamar kerja, dapat dipastikan kita akan berhasil melaluinya.
Biasanya, pasangan muda yang baru menikah, bingung dengan tempat tinggal, tapi sebelum menikah kita sudah invest rumah. Ini baru TOP.
Sebaliknya, jika kita selalu mengerjakan sesuatu yang tidak penting dan tidak mendesak, misalnya kecanduan game online dan hobi yang gak penting bersiap-siaplah menghadapi masalah.
kebanyakan orang, berada di zona penting dan mendesak. Akhirnya selalu kalut karena tidak ada persiapan untuk menghadapi masalah tersebut.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-Hasyr: 18).
Semoga kita bisa menjadi orang yang punya KAPASITAS DIRI diatas beban masalah yang terjadi. Menjadi pribadi yang senantiasa BERSYUKUR dan MEMPERSIAPKAN untuk HARI ESOK. Aamiin.
*Silahkan di-AMIN-kan. Moga Allah kabulkan
*Boleh di-SHARE. Biar banyak Sahabat kita yang semangat bersama
*Boleh di-SHARE. Biar banyak Sahabat kita yang semangat bersama
Cara Dia Mendewasakanmu
There are four types of man:
The man who doesn't know, and doesn't
know that he doesn't know. He is a fool.
Avoid him.
The man who doesn't know, and knows
that he doesn't know. He is a student.
Teach him.
The man who knows, and doesn't know
that he knows. He is asleep. Awaken him.
The man who knows, and knows that he
know. He is a teacher. Learn from him.
Knowing how little you know is the
beginning of wisdom.
The man who doesn't know, and doesn't
know that he doesn't know. He is a fool.
Avoid him.
The man who doesn't know, and knows
that he doesn't know. He is a student.
Teach him.
The man who knows, and doesn't know
that he knows. He is asleep. Awaken him.
The man who knows, and knows that he
know. He is a teacher. Learn from him.
Knowing how little you know is the
beginning of wisdom.
TOBATMU TERLAMBAT? THINK TWICE!
Rasulullah saw. bersabda:Allah Taala
berfirman: Aku sesuai dengan
persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan
Aku selalu bersamanya ketika dia
mengingat-Ku.Apabila dia mengingat-Ku
dalam dirinya, maka Aku pun akan
mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia
mengingat-Ku dalam suatu jemaah
manusia, maka Aku pun akan
mengingatnya dalam suatu kumpulan
makhluk yang lebih baik dari mereka.
Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka
Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila
dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan
mendekatinya sedepa. Dan apabila dia
datang kepada-Ku dengan berjalan, maka
Aku akan datang kepadanya dengan
berlari.(Shahih Muslim No.4832).
“Allah Ta’ala berfirman: “Wahai anak
Adam, sesungguhnya jika engkau
memohon dan mengharap kepada-Ku,
niscaya Aku ampuni dosa-dosamu yang
lalu dan aku tidak peduli. Wahai anak
Adam, seandainya dosa-dosamu sampai
ke awan langit, kemudian engkau
memohon ampun kepada-Ku niscaya
Aku mengampunimu dan Aku tidak
peduli. Wahai anak Adam, sesungguhnya
jika engkau datang kepada-Ku dengan
dosa-dosa sepenuh bumi dan kamu
menemui-Ku dalam keadaan tidak
menyekutukan-Ku dengan sesuatupun,
niscaya Aku datangkan utukmu
ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. At-
Tirmidzi, ia berkata: hadits ini hasan).
berfirman: Aku sesuai dengan
persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan
Aku selalu bersamanya ketika dia
mengingat-Ku.Apabila dia mengingat-Ku
dalam dirinya, maka Aku pun akan
mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia
mengingat-Ku dalam suatu jemaah
manusia, maka Aku pun akan
mengingatnya dalam suatu kumpulan
makhluk yang lebih baik dari mereka.
Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka
Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila
dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan
mendekatinya sedepa. Dan apabila dia
datang kepada-Ku dengan berjalan, maka
Aku akan datang kepadanya dengan
berlari.(Shahih Muslim No.4832).
“Allah Ta’ala berfirman: “Wahai anak
Adam, sesungguhnya jika engkau
memohon dan mengharap kepada-Ku,
niscaya Aku ampuni dosa-dosamu yang
lalu dan aku tidak peduli. Wahai anak
Adam, seandainya dosa-dosamu sampai
ke awan langit, kemudian engkau
memohon ampun kepada-Ku niscaya
Aku mengampunimu dan Aku tidak
peduli. Wahai anak Adam, sesungguhnya
jika engkau datang kepada-Ku dengan
dosa-dosa sepenuh bumi dan kamu
menemui-Ku dalam keadaan tidak
menyekutukan-Ku dengan sesuatupun,
niscaya Aku datangkan utukmu
ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. At-
Tirmidzi, ia berkata: hadits ini hasan).
benarkah tubuh ini milikmu?
Di tengah-tengah sebuah training, sang trainer memberikan arahannya.
"Letakkan kedua tangan kalian di dada kalian masing-masing!" seorang trainer memulai instruksinya.
"Letakkan, trus, dan rapat hingga kalian merasakan detak jantung kalian masing- masing!" lanjut beliau.
Aku pun menuruti kata-katanya, kuletakkan kedua tanganku perlahan ke atas dadaku. Kucari-cari sebentar, dan akhirnya terasalah detak jantungku. Aku pun menunggu instruksi selanjutnya.
"Jika sudah terasa, sekarang katakan kepada jantung Anda, Berhenti..!!"
Aku pun agak bingung dengan instruksi tersebut namun tak urung kulakukan juga.
"Katakan, dan perintahkan kepada jantung Anda untuk berhenti!!,
"Tidak mungkin!!' teriakku dalam hati,
"Tidak mungkin bisa!!"
Entah, apakah trainer tersebut mendengar apa yang kami rasakan, ia pun melanjutkan kata-katanya..
"Lihatlah.. rasakanlah..!! bahkan jantung kita pun bukan milik kita...!!", Seketika itu pula, Degg, diri ini kontan tersadar apa maksud dari semua ini.
Ya Rabb, begitu sering diri ini lupa, bahkan jantung, apa yang ada di dalam
diri kita ini sekalipun.. bukan milik kita.
Ah, padahal begitu sering kita merasa bahwa kita ada diatas segala-galanya. Seringkali manusia memandang orang lain lebih rendah, lebih buruk, lebih jelek, ataupun pandangan-pandangan yang semacamnya.
Sering kali pula manusia merasa sangat berkuasa, seolah-olah hidup dan mati orang lain berada di tangannya, tanpa sadar bahwa hidupnya sendiri sekalipun, atau bahkan tubuh nya sendiri pun, bukanlah miliknya...
***
Titanic, kapal terbesar di era awal abad
ke 20. Mampu mengangkut 3000
penumpang dari Inggris ke Amerika
Serikat.
Memiliki teknologi tercanggih saat itu.
Sebuah contoh kesombongan ummat
manusia dari perkataan pemiliknya,
"Jangankan tujuh samudera, bahkan
Tuhan pun tidak akan mampu
menenggelamkan kapal ini!"
Maka di sebuah malam yang dingin, di
pelayaran perdananya, kapal ini
menabrak sebuah gunung Es.
Kapal besar ini pun tenggelam
membawa ribuan penumpangnya,
beserta kesombongan yang
dibawanya..
Begitulah ketika sang pencipta ingin
menunjukkan kekuasaanNya atas
manusia.
Untuk menyadarkan bahwa betapa
kecil sebenarnya manusia.
Betapa lemah dan tak berdaya-nya
seorang manusia.
Lantas jika begini, sampai kapan kita
harus menunggu kehancuran karena
kesombongan kita?
Akankah kita menunggu datangnya
adzab untuk menyadarkan kita?
Akankah kita menunggu sebuah
pukulan keras dari sang Pencipta
untuk menyadarkan kita? Sungguh,
sekali-kali kita tidak akan dibiarkan
dengan kesombongan kita.
***
Kehancuran manusia ada pada saat ia
mulai sombong dengan apa yang
dimilikinya. Ketika manusia berada
pada titik tersebut, maka Tuhan akan
membalik keadaannya.
# "Kepunyaan Allah-lah segala apa yang
ada di langit dan apa yang ada di
bumi. (QS. 2:284)
"Letakkan kedua tangan kalian di dada kalian masing-masing!" seorang trainer memulai instruksinya.
"Letakkan, trus, dan rapat hingga kalian merasakan detak jantung kalian masing- masing!" lanjut beliau.
Aku pun menuruti kata-katanya, kuletakkan kedua tanganku perlahan ke atas dadaku. Kucari-cari sebentar, dan akhirnya terasalah detak jantungku. Aku pun menunggu instruksi selanjutnya.
"Jika sudah terasa, sekarang katakan kepada jantung Anda, Berhenti..!!"
Aku pun agak bingung dengan instruksi tersebut namun tak urung kulakukan juga.
"Katakan, dan perintahkan kepada jantung Anda untuk berhenti!!,
"Tidak mungkin!!' teriakku dalam hati,
"Tidak mungkin bisa!!"
Entah, apakah trainer tersebut mendengar apa yang kami rasakan, ia pun melanjutkan kata-katanya..
"Lihatlah.. rasakanlah..!! bahkan jantung kita pun bukan milik kita...!!", Seketika itu pula, Degg, diri ini kontan tersadar apa maksud dari semua ini.
Ya Rabb, begitu sering diri ini lupa, bahkan jantung, apa yang ada di dalam
diri kita ini sekalipun.. bukan milik kita.
Ah, padahal begitu sering kita merasa bahwa kita ada diatas segala-galanya. Seringkali manusia memandang orang lain lebih rendah, lebih buruk, lebih jelek, ataupun pandangan-pandangan yang semacamnya.
Sering kali pula manusia merasa sangat berkuasa, seolah-olah hidup dan mati orang lain berada di tangannya, tanpa sadar bahwa hidupnya sendiri sekalipun, atau bahkan tubuh nya sendiri pun, bukanlah miliknya...
***
Titanic, kapal terbesar di era awal abad
ke 20. Mampu mengangkut 3000
penumpang dari Inggris ke Amerika
Serikat.
Memiliki teknologi tercanggih saat itu.
Sebuah contoh kesombongan ummat
manusia dari perkataan pemiliknya,
"Jangankan tujuh samudera, bahkan
Tuhan pun tidak akan mampu
menenggelamkan kapal ini!"
Maka di sebuah malam yang dingin, di
pelayaran perdananya, kapal ini
menabrak sebuah gunung Es.
Kapal besar ini pun tenggelam
membawa ribuan penumpangnya,
beserta kesombongan yang
dibawanya..
Begitulah ketika sang pencipta ingin
menunjukkan kekuasaanNya atas
manusia.
Untuk menyadarkan bahwa betapa
kecil sebenarnya manusia.
Betapa lemah dan tak berdaya-nya
seorang manusia.
Lantas jika begini, sampai kapan kita
harus menunggu kehancuran karena
kesombongan kita?
Akankah kita menunggu datangnya
adzab untuk menyadarkan kita?
Akankah kita menunggu sebuah
pukulan keras dari sang Pencipta
untuk menyadarkan kita? Sungguh,
sekali-kali kita tidak akan dibiarkan
dengan kesombongan kita.
***
Kehancuran manusia ada pada saat ia
mulai sombong dengan apa yang
dimilikinya. Ketika manusia berada
pada titik tersebut, maka Tuhan akan
membalik keadaannya.
# "Kepunyaan Allah-lah segala apa yang
ada di langit dan apa yang ada di
bumi. (QS. 2:284)
MEMINGATKAN TEMAN
Tugas anda ialah mengajak orang lain kea rah kebaikan dan
berusaha memperbaiki diri, bukan dengan alasan “belum dapat memperbaiki diri”
anda berhenti mengajak orang lain berbuat baik. Yang tak boleh (belum mampu)
dibuat semua jangan ditinggalkan semua. Kalau anda tak mampu memperbaiki diri
sendiri jangan tinggalkan kemampuan anda mengajak orang lain berbuat baik. Apa
salahnya kita mengajak orang lain berbuat baik dengan berusaha dan berazam
memperbaiki diri sendiri? Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid disarikan dari
“grafik islamik”.
JANJI ALLAH
“Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: ‘Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih dan berbahagialah dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepada kalian.’ Kami adalah penolong-penolong kalian dalam kehidupan dunia dan akhirat, di dalam (surga) kalian akan memperoleh apa yang kalian inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kalian minta.”
(Fushshilat: 30-31)
(Fushshilat: 30-31)
RUSAKNYA PAHALA SHOLAT JUMAT
Takmir Masjid Perusak Pahala Shalat Jamaah.
Sobat! Saya yakin anda menyadari bahwa para takmir masjid memiliki jasa yang sangat besar. Mereka bekerja siang dan malam guna memikirkan kemaslahatan dan kemakmuran masjid; rumah Allah Taala.
Namun demikan kadang kala karena semangat besar menjadikan sebagian mereka lalai akan sebagian hukum shalat. Kelalaian mereka berakibat fatal, alias rusaknya pahala shalat jamaah satu masjid.
Sobat, sebagian takmir masjid begitu bersemangat untuk menggalang dana dari jamaah masjid guna membiayai kepentingan masjid, sehingga mereka mengedarkan kotak infaq pada saat khatib jum'at berkhutbah. Dengan harapan mendapatkan dana sebanyak mungkin dan memudahkan jamaah masjid untuk menyalurkan donasinya.
Namun demikian, nampaknya mereka lalai bahwa perputaran kotak infak di saat khathib berkhutbah mengancam keutuhan Pahala shalat jum'at.
Seharusnya perputtan itu dilakukan sebelum khathib berkhutbah atau setelah shalat atau dengan meletakkan kotak infak di pintu masjid. Dengan demikian setiap jamaah bisa menyalurkan donasinya pada saat masuk atau keluar dari masjid tanpa mengganggu kekhidmatan shalat jum'at.
Rasulullah shallallahu alahi wa sallam bersabda:
من توضأ فأحسن الوضوء ثم أتى الجمعة، فاستمع وأنصت، غفر له ما بينه وبين الجمعة وزيادة ثلاثة أيام، ومن مس الحصى، فقد لغا رواه مسلم.
Barang siapa berwudlu lalu ia menyempurnakan wudhunya, selanjutnya ia pergi ke masjid untuk mendirikan shalat jum'at. Setibanya di masjid ia diam dan dengan khidmat mendengarkan khutbah. Maka dosa dosanya selama satu pekan diampuni ditambah lagi dosa dosanya selama tiga hari lainnya juga diampuni. Dan barang siapa menyentuh kerikil alias berpaling dari mendengarkan khutbah karena menyentuh kerikil maka ia telah berbuat sia sia ( kehilangan pahala). Riwayat Muslim.
من توضأ فأحسن الوضوء ثم أتى الجمعة، فاستمع وأنصت، غفر له ما بينه وبين الجمعة وزيادة ثلاثة أيام، ومن مس الحصى، فقد لغا رواه مسلم.
Barang siapa berwudlu lalu ia menyempurnakan wudhunya, selanjutnya ia pergi ke masjid untuk mendirikan shalat jum'at. Setibanya di masjid ia diam dan dengan khidmat mendengarkan khutbah. Maka dosa dosanya selama satu pekan diampuni ditambah lagi dosa dosanya selama tiga hari lainnya juga diampuni. Dan barang siapa menyentuh kerikil alias berpaling dari mendengarkan khutbah karena menyentuh kerikil maka ia telah berbuat sia sia ( kehilangan pahala). Riwayat Muslim.
Bila menyentuh kerikil saja tercela apalagi sampai memasukkan uang lalu menggeser kotak kepada jamaah di sebelahnya. Allahu al musta'an.
SEMANGAT IBADAH
-Anda dulu bersemangat beramal, lalu sekarang lemes?
-
"Mohon nasehatnya. Di awal mendapat hidayah, kami giat menghadiri kajian. Namun semakin lama semakin kami merasa malas mengaji lagi. "
-
"Mohon nasehatnya. Di awal mendapat hidayah, kami giat menghadiri kajian. Namun semakin lama semakin kami merasa malas mengaji lagi. "
Jawab:
Allah menguji kita. Apakah kita jujur dengan dengan iman kita.
Allah menguji kita. Apakah kita jujur dengan dengan iman kita.
Achasibannaasu an yutrokuu an yaquuluu aamannaa billaahi walaa yuftanuun?
'Apakah manusia mengira dia akan dibiarkan saja berkata: "Kami beriman pada Allah" lalu ia tak diuji?'
'Apakah manusia mengira dia akan dibiarkan saja berkata: "Kami beriman pada Allah" lalu ia tak diuji?'
Tidak selesai begitu saja ketika kita mngaku sebagai seorang Muslim, seorang Mukmin, tapi setelah pengakuan kita itu pasti kita akan diuji dengan waktu yg sempit, berkurangnya harta, dan ujian yang lainnya. Diuji, apa kita tetap beramal dan mengaji dalam keadaan sulit agar Allah tahu mana dari kita yang memiliki keimanan yg jujur.
=
Ustadz Badrussalam, Lc., dalam sebuah tanya jawab pagi ini, Rodja.
Ustadz Badrussalam, Lc., dalam sebuah tanya jawab pagi ini, Rodja.
KATA MUTIARA IMAM AL-GHAZALI
Live as long as you will, for verily you must die.
Love whoever you wish, for one day you shall taste its separation.
And do what you will, you will be rewarded accordingly.
~ Imam al-Ghazali (may Allah have mercy on him)
Love whoever you wish, for one day you shall taste its separation.
And do what you will, you will be rewarded accordingly.
~ Imam al-Ghazali (may Allah have mercy on him)
SHOLAT BERJAMAAH YUK! PAHALA SHOLAT BERJAMAAH
Assaalamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuhu. Rasulullah bersabda, "Seandainya manusia mengetahui keutamaan besar pahalanya adzan & sholat berjamaah di shof terdepan, niscaya mereka akan mengundinya. Seandainya mereka mengetahui keutamaan besar pahalanya mengikuti takbir imam yg pertama, niscaya mereka berlomba. Seandainya mereka mengetahui keutamaan besar pahalanya sholat berjamaah isya & subuh di mesjid, pasti mereka akan melaksanakan "law habwan" walau dg MERANGKAK" (HR Muttafaqun alaihi). "Sesungguhnya ALLAH & Para MalaikatNYA memuliakan jamaah sholat pada shof tedepan" (HR Ahmad, Abu Daud & Ibnu Majah). "Sesungguhnya Para Malaikat datang pada Hari Jum'at, lalu duduk di pintu pintu mesjid untuk mencatat hamba ALLAH yg datang pertama, kedua & ketiga. Nilainya pahalanya berdasar urutan mereka datang sampai imam keluar. Ketika imam keluar Para Malaikatpun meninggalkan mesjid dg membawa catatan amal" (HR Ahmad). "Sungguh manusia datang duduk dihadapan ALLAH di akhirat kelak berdasarkan urutan kedatangan mereka untuk sholat jum'at" (HR Ibnu Majah). Nah alasan apalagi untuk selalu terlambat, ayo raih kemuliaan ini sahabatku tercinta, ayoooo. Allahumma ya Allah tanamkan dihatikan kekuatan iman, kesenangan ibadah dan kemuliaan akhlak...aamiin.
Inilah Shahabat..
Sangat jarang sahabat yg rela meninggalkan kegembiraannya demi menyertaimu dalam duka. Apalagi di zaman ini, dimana makna ukhuwah & persahabatan perlahan mulai luntur, ia bahkan tak lebih dari sekedar pemanis lidah saat bertemu. Padahal kita pernah membaca atau mendengar sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yg berbunyi :
اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Orang mukmin bagi mukmin lainnya seperti sebuah bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yg lain.”(HR: Bukhori Muslim)
Dalam riwayat Bukhari terdapat tambahan:
وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ
“Kemudian beliau shallallahu alaihi wasallam menyilangkan jari-jari tangan beliau.”
Lebih jauh beliau shallallahu alaihi wasallam menggambarkan kekuatan ukhuwah itu dengan sabdanya:
مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih, sayang & kecenderungan jiwa (simpati) seperti perumpamaan jasad/tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit maka seluruh tubuh akan merasakannya, yaitu tidak bisa tidur & (sakit) demam.”(HR. Muslim)
Mari belajar dari peristiwa yg kita alami sehari-hari. Saat kaki kita tersandung , seluruh bagian tubuh langsung bersimpati & empati. Otak memerintahkan kaki agar berhenti berjalan, mata berkaca-kaca, sementara lisan membaca istirjâ‘ (innâ lillâhi), bibir melengkung ke bawah bagai busur panah , tangan pun turut serta memegang & memijat penuh telaten. Hebatnya, semua itu terjadi secara otomatis tanpa rencana. Begitulah sunnatullah dalam dalam hidup ini.. & begitupun sunnatullah dalam ukhuwah yg ikhlas.
Syaikh Syinqity pernah mengatakan,
“Aku tak tau mengapa orang dizaman ini begitu mudah mengucapkan kalimat uhibbuka fillah..
Apakah kalian tau makna & konsekuensi dari kalimat itu…?
Uhibbuka fillah. .. itu artinya engkau menjadi bagian dari hidupnya karena Allah, engkau siap?
Ditulis oleh Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى
اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Orang mukmin bagi mukmin lainnya seperti sebuah bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yg lain.”(HR: Bukhori Muslim)
Dalam riwayat Bukhari terdapat tambahan:
وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ
“Kemudian beliau shallallahu alaihi wasallam menyilangkan jari-jari tangan beliau.”
Lebih jauh beliau shallallahu alaihi wasallam menggambarkan kekuatan ukhuwah itu dengan sabdanya:
مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih, sayang & kecenderungan jiwa (simpati) seperti perumpamaan jasad/tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit maka seluruh tubuh akan merasakannya, yaitu tidak bisa tidur & (sakit) demam.”(HR. Muslim)
Mari belajar dari peristiwa yg kita alami sehari-hari. Saat kaki kita tersandung , seluruh bagian tubuh langsung bersimpati & empati. Otak memerintahkan kaki agar berhenti berjalan, mata berkaca-kaca, sementara lisan membaca istirjâ‘ (innâ lillâhi), bibir melengkung ke bawah bagai busur panah , tangan pun turut serta memegang & memijat penuh telaten. Hebatnya, semua itu terjadi secara otomatis tanpa rencana. Begitulah sunnatullah dalam dalam hidup ini.. & begitupun sunnatullah dalam ukhuwah yg ikhlas.
Syaikh Syinqity pernah mengatakan,
“Aku tak tau mengapa orang dizaman ini begitu mudah mengucapkan kalimat uhibbuka fillah..
Apakah kalian tau makna & konsekuensi dari kalimat itu…?
Uhibbuka fillah. .. itu artinya engkau menjadi bagian dari hidupnya karena Allah, engkau siap?
Ditulis oleh Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى
Ayo Berdoa!
Umar bin al-khottob berkata:
(أنا لا أحمل همَّ الإجابة ولكن أحمل همَّ الدعاء، فإذا ألهمت الدعاء فإن معه الإجابة)
"Aku tidaklah memikul urusan dikabulkannya doa, akan tetapi aku memikul keinginan untuk berdoa. Jika aku diilhamkan untuk berdoa maka pengkabulan akan menyertainya".
(أنا لا أحمل همَّ الإجابة ولكن أحمل همَّ الدعاء، فإذا ألهمت الدعاء فإن معه الإجابة)
"Aku tidaklah memikul urusan dikabulkannya doa, akan tetapi aku memikul keinginan untuk berdoa. Jika aku diilhamkan untuk berdoa maka pengkabulan akan menyertainya".
Yang jadi masalah adalah malasnya seseorang untuk berdoa....
Sungguh berbahagia seorang yg sering mengangkat kedua tangannya dengan penuh kerendahan dan kehinaan, mengakui kelemahannya, berharap dan menangis meminta kepada Robnya, seraya berbaik sangka kepada Robnya bahwa Robnya adalah Maha mendengar dan mengabulkan permohonan hambaNya.
Sungguh berbahagia seorang yg sering mengangkat kedua tangannya dengan penuh kerendahan dan kehinaan, mengakui kelemahannya, berharap dan menangis meminta kepada Robnya, seraya berbaik sangka kepada Robnya bahwa Robnya adalah Maha mendengar dan mengabulkan permohonan hambaNya.
Hukum seorang wanita yang memajang foto wajahnya di Facebook
# Hukum seorang wanita yang memajang foto wajahnya di Facebook sehingga banyak laki-laki yang memuji kecantikannya
Wanita tersebut berjiwa”pelacur”. Wangi parfumnya seorang wanita saja, jika sengaja dipakai agar laki-laki dapat mencium baunya, oleh Rasulullah shalallaahu’ala ihi wa sallam dikatakan sebagai pelacur, apalagi ini, dengan sengaja menunjukkan kecantikannya untuk dinikmati oleh laki-laki yang bukan mahramnya, dan wanita itupun bertanggung jawab atas setiap dosa
yang ia timbulkan bagi laki-laki yang menikmati wajahnya.
***
***
Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺃﻳﻤﺎ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺍﺳﺘﻌﻄﺮﺕ ﻓﻤﺮﺕ ﻋﻠﻰ ﻗﻮﻡ ﻟﻴﺠﺪﻭﺍ ﻣﻦ ﺭﻳﺤﻬﺎ ﻓﻬﻲ
ﺯﺍﻧﻴﺔ
ﺯﺍﻧﻴﺔ
“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.”
(HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih)
(HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih)
Wahai para wanita…tahukah anda bahwa:
(1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu (jika sengaja pamer kecantikan/ keindahan tubuh dan tampil menggoda) semakin bertumpuk pula dosa-dosamu??
(1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu (jika sengaja pamer kecantikan/ keindahan tubuh dan tampil menggoda) semakin bertumpuk pula dosa-dosamu??
(2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu. ..semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu??
(3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!.
Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari..,apalagi keelokan tubuhmu….
(4) Bayangkanlah…
betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan…bahkan jutaan para lelaki??
(5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu…maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah…,
(6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat…dan di akhirat kelak…bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!
- Oleh Ustadz Abu Yahya Badrussalam Hafidzahullahu ta’ala -
Langganan:
Postingan (Atom)
